Dobo,Kabarsulsel-lndonesia.com. Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KA UPP) Kelas III Dobo Ruswan Wusurwut bersama jajarannya menyambut baik Kunjungan Kerja (kunker) Komisi V DPR RI Saadiyah Uluputy di Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku.
Kunjungan Komisi V DPRRI yang membawahi kementerian perhubungan di wilayah Kepulauan Aru ini merupakan kunjungan perdana, tidak hanya untuk kepentingan partai politik, namun kunjungan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya sektor kepelabuhanan di wilayah kepulauan Aru.
KA UPP Kelas III Dobo kepada wartawan media ini, Jumat, (9/01/2026) di kantor UPP Dobo menyampaikan bahwa kehadiran Komisi V DPR RI merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi dan kebutuhan sarana prasarana transportasi laut di Kepulauan Aru, yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat.
“Kunjungan Komisi V DPRRI ke Kabupaten Kepulauan Aru dalam rangka untuk kegiatan partai Partai Keadilan Sejahtera dan mungkin dengan adanya kunjungan tersebut beliau menggunakan transportasi kapal laut dari pelabuhan Tual menuju Dobo. Mengingat bahwa komisi 5 DPR RI adalah membawahi Kementerian Perhubungan, untuk itu kami dari kantor UPP Kelas III Dobo bersama dengan seluruh Sraf menyambut baik kedatangan beliau di Aru” Ujar KA UPP Dobo.
KA UPP mengungkapkan dengan adanya kunjungan Komisi V DPRRI itu, tentu menjadi momentum penting untuk menyampaikan secara langsung beberapa hal terkat berbagai kebutuhan dan tantangan pengelolaan pelabuhan di daerah kepulauan termasuk kabupaten Kepulauan Aru.
“Dengan adanya kunjungan itu, kami selaku KA UPP juga menyempatkan diri untuk menyampaikan ada berapa hal penting terkait dengan fasilitas pembangunan Dermaga termasuk dengan infrastruktur ruang tunggu dan kantor ke Beliau dan beliau melihat sendiri untuk hasil kinerja yang dilaksanakan pada tahun 2025 dan juga termasuk salah satu poin yang kami sampaikan adalah memintakan ke Beliau untuk menambahkan Armada kapal terkait dengan kebutuhan masyarakat yang ada di pelabuhan Dobo yang nota benenya tiap tahun terjadi peningkatan penumpang, sehingga lewat kesempatan itu kami minta agar ada penambahan armada kapal pelni dan juga armada kapal Sabuk Nusantara untuk bisa mengarungi daerah yang ada di Kabupaten Kepulauan Aru.” Tandasnya
Dalam kunjungan tersebut, Uluputty yang juga merupakan srikandi Maluku itu menyempatkan diri untuk meninjau langsung fasilitas Pelabuhan Dobo serta mendengarkan paparan terkait kondisi eksisting pelabuhan, pelayanan kapal, arus barang dan penumpang, serta rencana pengembangan pelabuhan ke depan.
Olehnya, melalui Kunker Komisi V DPR RI itu, KA UPP Kelas III Dobo berharap Komisi V DPR RI dapat memberikan dukungan kebijakan baik dari sisi anggaran, maupun penambahan armada kapal guna meningkatkan kualitas infrastruktur pelabuhan, keselamatan pelayaran, serta pelayanan transportasi laut yang lebih optimal bagi masyarakat Kepulauan Aru. Pasalnya dengan adanya fasilitas dan infrastruktur yang mungkin sasarannya adalah pelabuhan Dobo dengan panjang dermaga kurang lebih 365 meter bisa diperuntukkan sebagai Pelabuhan multi port sesuai dengan Nawa Cita presiden sehingga dapat menopang Armada dari wilayah timur termasuk Dobo-Timika, Dobo-Sorong, Dobo-Kaimana, Dobo-Ambon, dan Dobo- Saumlaki dan seterusnya.
Selain itu, KA UPP Dobo juga berharap agar pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan dapat memberikan bantuan alat Pandu Tunda. Mengingat dengan adanya kecepatan angin dan tinggi gelombang maka alat tersebut sangat dibutuhkan guna olah gerak kapal pada saat sandar di dermaga.
“Harapan kami semoga mungkin dengan fasilitas infrastruktur yang sudah ada ini, kami juga bisa dibantu untuk adanya Pandu tunda karena dengan kecepatan angin dan adanya tinggi gelombang nah ini sangat dibutuhkan sehingga menjadi objek vital bagi kami untuk bisa olah gerak kapal saat bersandar dengan baik di pelabuhan” Harapnya
Kunjungan kerja Komisi V DPR RI ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi teknis dalam mewujudkan konektivitas transportasi laut yang andal dan berkelanjutan di wilayah perbatasan dan kepulauan. Selain itu dapat ditindaklanjuti dengan dukungan nyata, sehingga pelabuhan di Dobo dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah ini.
(Meki)







Komentar