“Jaga Perkataan, Perbuatan, dan Hati”: Pesan Danpas Brimob Saat Lepas Pasukan Aman Nusa II dari Aceh Tamiang

Aceh, NEWS60 views

Aceh Tamiang, Kabarsulsel-Indonesia.com | Operasi Aman Nusa II di Kabupaten Aceh Tamiang resmi memasuki fase penarikan pasukan. Dalam apel pelepasan yang digelar penuh kehangatan dan kekeluargaan, Danpas Brimob I Korbrimob Polri Brigjen Pol Anang Sumpena, S.H. memberikan arahan kepada 220 personel Pasukan Pelopor Korbrimob Polri dan 25 personel Sat Brimob Polda Sumatera Selatan yang telah menjalankan tugas kemanusiaan selama dua bulan terakhir.

Di hadapan ratusan personel, Anang membuka arahannya dengan ungkapan terima kasih. Ia menyebut pengabdian Brimob di Aceh Tamiang bukan sekadar tugas negara, melainkan panggilan kemanusiaan.

“Terima kasih atas pengorbanan, ketulusan, loyalitas, dan kesetiaan rekan-rekan semua dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam,” ujar Anang. Ia menegaskan, kehadiran Brimob telah memberi dampak nyata bagi pemulihan daerah.

Dua bulan bertugas di wilayah bencana, menurut Anang, bukan waktu yang singkat. Ia bahkan menyelipkan pesan ringan namun sarat makna bagi personel yang masih lajang. Dengan nada bersahabat, Anang mengingatkan pentingnya komunikasi dengan keluarga.

“Bagi yang bujangan dan sudah dapat kenalan, silakan dibicarakan baik-baik dengan keluarganya. Kalau perlu, ajak komandannya untuk meyakinkan orang tua dan keluarga rekanita,” ucapnya, disambut senyum dan tawa peserta apel.

Namun, di balik suasana cair itu, Anang menekankan satu hal yang tak kalah penting: dampak kehadiran Brimob terhadap roda ekonomi daerah. Selama satu bulan terakhir, kata dia, perekonomian Aceh Tamiang mulai kembali bergerak. Aktivitas pemerintahan daerah berjalan, pasar dan toko kembali hidup, warung kopi ramai, hingga layanan perbankan dan ATM kembali aktif.

Dari situ, ia menyinggung hal yang sangat membumi bagi pasukan: urusan kantin.

“Kembali ke kantin, kalau masih ada sangkutan atau utang, segera diselesaikan. Kalau tidak mampu, bonnya kasih saya,” kata Anang, yang kembali memecah suasana apel dengan tawa ringan.

Menjelang akhir arahan, Danpas Brimob I mengingatkan seluruh personel agar berhati-hati selama perjalanan kembali ke satuan masing-masing. Ia juga menitipkan salam hormat kepada pimpinan Korps Brimob Polri, mulai dari Dankor Brimob Polri, Wadankor Brimob Polri, KJP Imam Widodo, hingga para komandan satuan Pasukan Pelopor.

Pesan penutup Anang disampaikan dengan nada tegas namun reflektif. Ia mengingatkan kembali jati diri Brimob sebagai bagian dari Polri yang harus menjaga kehormatan di mana pun berada.

“Jaga harga diri dan martabat kita sebagai personel Polri. Jaga perkataan kita, jaga perbuatan kita, dan jaga hati kita. Tiga unsur ini kita jaga, insyaallah kita selamat di dunia dan di akhirat,” ujarnya menutup arahan.

Apel pelepasan tersebut menjadi penanda berakhirnya satu fase operasi, sekaligus pengingat bahwa tugas Brimob tak hanya soal pengamanan, tetapi juga tentang empati, keteladanan, dan kedekatan dengan masyarakat.

Komentar