Sorong, Kabarsulsel-Indonesia.com | Dalam upaya memperkuat fondasi organisasi dan memastikan regenerasi kepemimpinan yang berintegritas, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Paniai (IPMAPAN) se-Kota Studi Sorong resmi membentuk Tim Formatur pada Senin, 9 Juni 2025. Kegiatan berlangsung di Asrama/Kontrakan Paniai, yang beralamat di Jalan Malibela Km. 11,5, Kompleks Lorong II Meuwo, Kota Sorong.
Pembentukan Tim Formatur ini menjadi momentum penting dalam sejarah organisasi IPMAPAN, sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga kesinambungan dan stabilitas organisasi selama masa transisi kepengurusan.
Martinus Gobay, yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Formatur, menegaskan bahwa tim ini memiliki tanggung jawab besar untuk mempersiapkan dan memfasilitasi proses pemilihan ketua serta pengurus baru.
“Kami bertugas menjaga kesinambungan roda organisasi dan memastikan transisi berjalan dengan tertib dan demokratis,” ujar Gobay penuh keyakinan.
Sementara itu, Titus Yeimo selaku Sekretaris Tim Formatur menyampaikan bahwa pihaknya akan bekerja maksimal dari tahap penjaringan calon hingga pelaksanaan Rapat Umum Anggota (RUA) atau Musyawarah Besar (MUBES).
“Kami pastikan seluruh proses dilakukan secara transparan dan sesuai mekanisme organisasi,” tegas Yeimo.
Dukungan penuh juga datang dari Nataniel Yogi, Ketua Asrama/Kontrakan Paniai, yang menilai peran Tim Formatur sangat krusial dalam menjaga kestabilan internal IPMAPAN.
“Selama masa transisi, tim ini jadi garda depan dalam memastikan aktivitas organisasi tetap berjalan lancar,” ujarnya.
Mesak Maday, S.Pd, alumni sekaligus intelektual muda IPMAPAN, menambahkan bahwa Tim Formatur tak hanya bertugas menyusun struktur baru, tapi juga meneruskan agenda-agenda penting yang sedang berjalan.
“Jangan sampai ada stagnasi, semua program harus tetap terlaksana meski dalam masa transisi,” tegas Maday.
Hal senada disampaikan oleh Tn. Jhongky Pigome, tokoh senior IPMAPAN, yang mengingatkan pentingnya komitmen Tim Formatur dalam menjunjung tinggi AD/ART organisasi.
“Segala proses dan keputusan harus berpijak pada aturan organisasi, ini soal menjaga marwah dan profesionalisme IPMAPAN,” tandasnya.
Sebagai penutup, Apner Degei, selaku penasehat organisasi, memberikan motivasi kepada seluruh anggota IPMAPAN:
“Tetaplah semangat menimba ilmu, jangan takut mencoba hal-hal baru, dan jadikan organisasi ini sebagai wadah menempa karakter serta kepemimpinan,” pesan Degei dengan penuh harapan.
Pembentukan Tim Formatur ini menunjukkan bahwa IPMAPAN Sorong tidak hanya sekadar organisasi, tetapi juga kawah candradimuka bagi lahirnya generasi muda Paniai yang cerdas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Sumber: Beni Boma
Penulis: Jeri P. Degei







Komentar