Tanimbar. Kabarsulsel. Indonesia.com. di duga Inpex Masela .Ltd tak mengunakan mobil yang standar namun mengunakan mobil yang tidak sefsi yang melangar standar operasional yang telah di sampaikan oleh ketentuan yang berlaku pada suatu perusahan Migas.
Menurut Weriratan, pengamatannya selaku pendiri sekolah tinggi yang selama ini, Inpex hanya mengunakan mobil yang tidak sesuai dengan prosudur yang berlaku, bahkan dapat juga mengunakan mobil dari pemerintah daerah. Sangat di sayangkan oleh pihak manajeman Inpex Masela.Ltd yang di kelolah oleh SCMCR INPEX, Ltd dalam hal tak pernah melirik kepada fendor-fendor lokal, namun ingin mendatangkan Fendor dari luar daerah KKT.
Demi meningkatkan keterbukaan Inpex Masela. Ltd di Kabupaten yang berjuluk Duan – Lolat ini Weriratan menghimbau kepada mananejer SMCR INPEX MASELA Ltd untuk tidak membeda-bedakan pekerja atau fendor dari luar daeran namun kabupaten kepulauan Tanimbar namun dapat mengunakan fendor-fendor lokal asal putraputri KKT.
Harapan saya agar pihak SMCR INPEX MASELA. Ltd. dapat menyingkapi masukan yang telah saya samapaikan untuk meningkatkan kemajuan Putra-Putri Kabupaten Tanimbar yang lebih baik.
Sebelum mentutup pernyataannya Weriratan mengucapkan “Kasih tidak dapat mernbeda bedakan dalam melakukan Tindakan kemanusian demi kemaslahatan hajat hidup orang banyak”








Komentar