Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.com. Walikota Ambon Bodewin Wattimena membuka membuka secara langsung, Persidangan ke 57 klasis GPM pulau Ambon yang berlangsung di Gereja Karn Hattin Seilale, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Minggu (15/2/2026).
Dalam sambutannya Walikota menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan gereja dalam membangun kota Ambon. Ia menyampaikan bahwa pemerintah kota berterima kasih atas kesempatan untuk hadir dalam persidangan gerejawi dan berharap dapat bekerja sama dengan gereja untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kota Ambon.
Walikota Ambon juga menyoroti tantangan ekonomi yang semakin berat dan dampaknya bagi kota Ambon. Ia meminta gereja untuk berperan aktif dalam membantu masyarakat meningkatkan ketahanan pangan dan mengelola sampah.
“Pemerintah akan melakukan tugas dan tanggung jawab kami, tetapi apa yang disampaikan oleh Sekum tadi lewat upaya pemberdayaan umat, bagaimana gerakan keluarga menanam keluarga melaut beternak dan memasarkan ini mesti menjadi pola hidup warga gereja,” kata Walikota Ambon.
Walikota Ambon juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan kota Ambon. Ia meminta masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan pada waktunya, serta mendukung program pemerintah dalam pengelolaan sampah.
“Beberapa waktu ke depan, pemkot akan melanching program atau gerakan bersama sebagaimana diarahkan oleh bapak presiden dalam rapat koordinasi nasional. Beliau punya gerakan asri, karena itu kita akan melaunching gerakan tambahan. Biasa gerakan tambahan itu dilarang, tapi untuk kota Ambon gerakan tambahan ini harus kita lakukan. Am itu kota Ambon, B bersih, A asri, H hijau dan A nyaman,” kata Walikota Ambon.
Walikota Ambon juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban kota Ambon. Ia meminta masyarakat untuk saling jaga dan dukung, serta menghindari konflik yang tidak perlu.
“Marilah kita sama-sama gereja punya peran sentral di sini, mari sama-sama saling jaga saling dukung supaya Ambon jadi lebih baik,” kata Walikota Ambon.
Walikota Ambon juga menyampaikan beberapa program pemerintah kota, seperti program UMKM, program lingkungan, dan program keamanan. Ia meminta gereja untuk mendukung program-program tersebut dan bekerja sama dengan pemerintah dalam membangun kota Ambon.
“Beberapa keluhan di Nusaniwe, jalan Rehoboth sampai di Latuhalat sudah di koordinasi dengan provinsi karena itu kewenangan provinsi tahun ini kalau tidak di aspal maka saya yang akan pimpin untuk tanam pisang dijalan ini,” kata Walikota Ambon.
Walikota Ambon juga menyampaikan bahwa pemerintah kota telah berjuang untuk mendapatkan kuota pengungsi Kaiyeli dan Silo, dan berharap dapat mendapatkan hasil yang positif.
“Semoga kita dapat kuota untuk kota Ambon tahun ini ada tiga penggungsi Kaiyeli, Silo dan air manis. Semua hal sudah siap lahan dan fs-nya semuanya sudah siap tinggal menunggu tuhan buka hati saudara-saudara kita di kementerian perumahan dan pemukiman,” kata Walikota Ambon.
Walikota Ambon juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program-program pemerintah kota, seperti program penanaman pohon dan program kebersihan.
“Kita harus bekerja sama untuk membuat kota Ambon menjadi lebih baik. Mari kita sama-sama berpartisipasi dalam program-program pemerintah kota,” kata Walikota Ambon.
Walikota Ambon juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat kota Ambon. Ia meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat.
“Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat kota Ambon. Jangan terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat,” kata Walikota Ambon.
Dengan demikian, Walikota Ambon berharap bahwa kolaborasi antara pemerintah dan gereja dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat kota Ambon dan membuat kota Ambon menjadi lebih baik.
Walikota Ambon juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program-program pemerintah kota, termasuk gereja, masyarakat, dan organisasi-organisasi lainnya.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program-program pemerintah kota. Kita harus terus bekerja sama untuk membuat kota Ambon menjadi lebih baik,” kata Walikota Ambon.
Acara pembukaan persidangan ke 57 klasis GPM pulau Ambon dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua DPRD kota Ambon, Anggota DPRD Provinsi Maluku, dan Kapolda Maluku.
(M.N)







Komentar