Gibran Menyusuri Jejak Banjir Aceh Tamiang: Dari Sekolah, Huntara, hingga Posko Pengungsi

Aceh, Daerah, NEWS109 views

Aceh Tamiang, Kabarsulsel-Indonesia.com | Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menutup pekan dengan meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat, 30 Januari 2026. Sejak pagi hingga sore hari, Gibran menyusuri sejumlah titik krusial: sekolah, rumah sakit, hunian sementara, hingga posko pengungsian.

Kunjungan kerja ini dimulai sekitar pukul 09.15 WIB, ketika helikopter yang membawa Wakil Presiden dan rombongan mendarat di Lapangan Bima Patra, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda. Kehadiran Gibran disambut langsung oleh Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, bersama unsur Forkopimda setempat.

Agenda pertama Gibran adalah SMP Negeri 1 Karang Baru di Desa Bundar. Di sekolah yang sempat terdampak banjir itu, Wakil Presiden meninjau kondisi bangunan dan proses belajar-mengajar yang kembali berjalan. Ia menyempatkan berdialog dengan guru dan siswa, menanyakan kendala pembelajaran pascabanjir.

Usai dari sekolah, Gibran melanjutkan peninjauan ke Huntara Modular II di Desa Bundar serta RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang. Di rumah sakit daerah tersebut, ia melihat langsung progres pembersihan fasilitas kesehatan yang sebelumnya terdampak genangan air. Menurut rombongan, pemulihan layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pascabencana.

Menjelang siang, Wakil Presiden mendatangi posko pengungsian di Samsat Aceh Tamiang. Di lokasi ini, Gibran menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir. Suasana hangat terlihat ketika ia berbincang langsung dengan para pengungsi, mendengarkan keluhan sekaligus harapan mereka.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Huntara Modular I di Desa Kebun Tanah Terban. Di sana, Gibran memberikan mainan kepada anak-anak pengungsi—sebuah jeda ceria di tengah situasi pascabencana. “Anak-anak tetap harus bisa tersenyum,” ujar salah satu pendamping rombongan.

Pada siang hari, Gibran melaksanakan Salat Jumat di Masjid Nurhasanah, Desa Tanah Terban. Selepas ibadah, ia menuju Kantor Bupati Aceh Tamiang untuk mengikuti rapat koordinasi terkait penanganan banjir dan percepatan rehabilitasi wilayah terdampak.

Sore hari, Gibran kembali meninjau Huntara Danantara di Desa Upah sebelum akhirnya bertolak meninggalkan Aceh Tamiang sekitar pukul 16.00 WIB menuju Lanud Soewondo.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat nasional, antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, serta Utusan Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad.

Aparat keamanan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Hingga kunjungan berakhir, situasi Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan dalam keadaan kondusif.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk hadir langsung di wilayah terdampak bencana—bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga memastikan pemulihan berjalan nyata di lapangan.

Komentar