oleh

Ekspor Sulsel Meroket Dua Kali Lipat Pada Triwulan I 2022

MAKASSAR — Realisasi ekspor Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada triwulan pertama periode Januari – Maret 2022 meroket tajam. Setidaknya dalam data Surat Keterangan Asal (SKA) Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan disebutkan peningkatan nya mencapai 45,60 persen dibandingkan realisasi triwulan pertama 2021.

Dalam SKA tersebut dikatakan, realisasi ekspor triwulan pertama 2022 mencapai US$490,97 juta atau senilai Rp6,97 triliun. Sementara nilai ekspor triwulan pertama 2021 senilai US$337,21 juta atau senilai Rp4,78 triliun.

Ada tiga sektor ekspor unggulan dari Sulsel yakni pertanian-perikanan, industri dan tambang. Ketiga sektor ini terlihat meningkat laju perkembangan nilai ekspornya.

Adapun 10 komoditas ekspor utama Sulsel pada triwulan pertama 2022 antara lain nikel, rumput laut, udang segar, carragenan, biji kakao, gurita, ikan olahan, daging kepiting, udang olahan dan dedak gandum.

Sementara 10 besar negara tujuan ekspor utama Sulsel, yaitu Jepang, China, India, Amerika Serikat, Malaysia, Vietnam, Rusia, Republik Korea, Philipina, dan Belanda.

Komoditas pertanian dari Sulsel yang diekspor antara lain bayam, biji kakao, biji kopi, buah kelapa, buah manggis, buah pala, cacing pasir, cengkeh, damar, gagang cengkeh, gambir, getah pinus, jahe merah, jahe merah bubuk, jahe putih, kapulaga, kayu manis,lombok merah, merica, mete gelondongan, rumput siong, talas satoimo, dan vanila.

Komoditas perikanan dari Sulsel yang diekspor diantaranya cumi-cumi, gelembung ikan, gurita, ikan laut segar, ikan terbang, kepala udang, kepiting hidup, kerang, kulit ikan, kulit kerang, lobster, rumput laut, sirip ikan hiu, telur ikan terbang, teripang, tulang cumi-cumi, dan udang segar.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan terus meningkatnya nilai ekspor di Sulsel tak lepas dari beberapa potensi sumber daya yang dimiliki Sulsel. Baik di sektor perikanan maupun sektor pertanian, dan sektor lainnya.

“Tentu ini kabar baik, rempah-rempah kita serta hasil perikanan kita banyak diekspor. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, sebagai upaya pemulihan ekonomi,” ungkapnya, Rabu (25/5/2022). (*)

Komentar

Berita Lainnya