Dojo Lanud Dominicus Dumatubun Borong 10 Medali di UNLESA Cup I 2025, Tegaskan Dominasi di Timur Indonesia

Saumlaki, Kabarsulsel-Indonesia.com |  Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh para atlet karate Dojo Lanud Dominicus Dumatubun dalam ajang Kejuaraan Karate UNLESA Cup I Tahun 2025.

Kejuaraan yang digelar oleh Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) pada 27–29 April 2025 di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, ini menjadi panggung pembuktian keunggulan teknik dan mental juara dari dojo yang bermarkas di Lanud Dominicus Dumatubun.

Sebanyak delapan atlet, terdiri dari lima prajurit TNI AU dan tiga atlet binaan sipil, sukses mengharumkan nama Dojo Lanud Dominicus Dumatubun dengan raihan total 10 medali: 5 emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Hasil ini menjadi bukti konkret dari pembinaan yang disiplin, terstruktur, dan berorientasi pada prestasi tinggi.

Kejuaraan ini sendiri diikuti oleh ratusan karateka dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikannya salah satu ajang bergengsi bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Dalam kompetisi tersebut, para atlet Dojo Lanud Dominicus Dumatubun tampil dominan dan impresif, menunjukkan teknik bertarung yang solid serta semangat juang yang tak kenal lelah.

Komandan Lanud Dominicus Dumatubun, Letkol Pas M. Junaidi, S.H., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian anak-anak asuhnya.

“Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Lanud Dominicus Dumatubun, tetapi juga untuk masyarakat Maluku Tenggara dan Kota Tual. Ini membuktikan bahwa dengan latihan yang konsisten, disiplin tinggi, dan mental juara, hasil luar biasa pasti akan diraih,” ungkapnya penuh bangga.

Ia juga berharap keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet lain untuk terus mengembangkan diri dan menjaga nilai-nilai sportivitas dalam setiap kompetisi.

Dengan pencapaian ini, Dojo Lanud Dominicus Dumatubun semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pembinaan karate berprestasi di kawasan timur Indonesia, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda pencinta olahraga bela diri.

Writter : Elang Key | Editor : Red

Komentar