Dobo, Kabarsuksel-Indonesia.com,-Penanganan pasca bentrok antar desa Longgar dan Apara awal Januari 2026, sampai saat ini seluruh kebutuhan pokok terpenuhi. Hal tersebut disampaikan Kadis Sosial, Tonji Koljaan kepada wartawan, Sabtu (31/) di Dobo.
Dikatakan, seluruh kebutuhan pokok masyarakat terdampak bentrok antar desa Longgar dan Apara awal Januari kemarin terpenuhi.
“Untuk beras yang kita distribusikan ke dua desa tersebut, sampai hari ini sudah 6 ton lebih dari bantuan pemerintah provinsi Maluku di tambah dengan dari Pemda kabupaten kepulauan Aru,” jelasnya.
“Selain kebutuhan pokok seperti makanan, kebutuhan lainnya seperti pakaian layak pakai juga kita distribusikan ke dua desa tersebut,” tambahnya.
Dikatakan, dalam pembagian bantuan tersebut terjadi keberatan atau komplen khususnya dari pemuda.Namun, ketika kita memberikan penjelasan mereka pun mengerti dan semuanya berjalan dengan lancar.
“Mengantisipasi semua kemungkinan yang tidak kita inginkan bersama, Kita tetap bangun koordinasikan dengan pihak pemerintah desa, tokoh agama maupun tokoh adat dalam menyikapi berbagai komplen masyarakat khususnya pemuda terkait dengan pembagian bantuan sosial,” ungkapnya.
Selain itu, kata Kandinsos, untuk aktifitas pendidikan maupun pelayanan kesehatan belum berjalan dengan lancar, karena pusat pendidikan seperti sekolah maupun Puskesmas itu berlokasi di desa Longgar.
“Sehingga anak-anak dari desa Apara juga belum bisa pergi sekolah seperti sebelumnya, begitu pun pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Perlu diketahui juga, bahwa kedua desa ini hanya di batasi oleh gereja GPM yang selama ini digunakan jemaat kedua desa ini beribadah.
Pada ibadah perjamuan tanggal 4 Januari 2026 kemarin, terpaksa masing-masing jemaat ikuti ibadah perjamuan di desa masing-masing, untunglah di jemaat tersebut ada dua pendeta (susmi-istri). Sehingga istri pimpinan di desa Apara dan suami pimpin di desa Longgar, karena tidak mungkin lakukan ibadah dalam satu gereja.
Memang masih ada anggota Brimob di tambah personel Polsub sektor di sana, namun tetap mengantisipasinya dari segala kemungkinan yang terjadi. (*).







Komentar