Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Dalam upaya meningkatkan komoditas perkebunan dan mendukung pariwisata, Dinas Perkebunan Fakfak bersama Kelompok Pekebun Karori Kampung Wambar Timur melakukan penanaman Matoa Super dan Kelapa Hibrida. Acara ini secara resmi diluncurkan oleh Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, pada Kamis kemarin.
Dalam sambutannya, Bupati Untung Tamsil menegaskan bahwa Matoa Super adalah tanaman baru yang memiliki potensi ekonomi tinggi bagi masyarakat Fakfak.
“Matoa Super bukan hanya menambah keragaman komoditas di Fakfak, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” ujar Bupati Untung.
Ia juga menambahkan bahwa tanaman ini dapat mendukung pengembangan agrowisata di berbagai destinasi wisata di Kabupaten Fakfak.
Di tempat yang sama Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menjelaskan bahwa kegiatan peluncuran ini adalah hasil dari inisiatif Kelompok Karori, yang dipimpin oleh Efendi Hegemur.
Kelompok ini memiliki lahan seluas 2 hektar yang terletak di koridor jalan hingga ke pesisir pantai dan berkomitmen untuk mengembangkan dua jenis komoditi, yaitu Matoa Super dan Kelapa Hibrida.
Tanaman Matoa Super, meskipun secara asli merupakan tanaman kehutanan, telah mengalami proses budidaya dan rekayasa jaringan kultur.
“Dengan teknik rekayasa ini, Matoa Super dapat berbuah lebih cepat dan memiliki ketinggian yang sedang, sehingga lebih mudah dipanen,” jelas Widhi.
Ia optimistis bahwa tanaman ini akan memberikan hasil yang lebih baik di masa depan dan menambah daftar komoditas unggulan Fakfak yang saat ini berjumlah 18 jenis.
Peluncuran acara ini ditandai dengan penanaman Matoa Super dan Kelapa Hibrida oleh Bupati Untung Tamsil, diikuti oleh para pejabat Muspida, pimpinan OPD, dan kepala distrik. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Dinas Perkebunan Fakfak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata melalui inovasi di sektor perkebunan.
Selain itu dengan adanya inisiatif ini, diharapkan Kabupaten Fakfak dapat terus berkembang, memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, dan meningkatkan daya tarik wisata melalui agrowisata yang terintegrasi.
Komentar