Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Setelah menunggu selama dua tahun satu bulan dalam status pelaksana tugas (Plt), Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., akhirnya resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.Si., pada Rabu, 21 Januari, di Gedung Winder Tuare, Fakfak.
Pelantikan Widhi menandai berakhirnya masa transisi panjang di tubuh Dinas Perkebunan Fakfak. Selama menjabat sebagai Plt, Widhi dikenal aktif mengawal program perkebunan rakyat dan menjaga kesinambungan kebijakan di sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pedesaan Fakfak.
“Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi bentuk kepercayaan dan tanggung jawab besar untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik,” ujar Bupati Samaun Dahlan dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik harus bekerja cepat, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Selain Widhi Asmoro Jati, lima pejabat eselon II lainnya turut dilantik dalam kesempatan yang sama. Mereka adalah Liza Neirasari, S.T., M.T., yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak.
Sadali La Hadalia, S.Sos., M.Si., yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, juga mendapatkan amanah jabatan eselon II. Sementara itu, Jubair Hegemur, S.T., M.Msip., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengelolaan Pembudidayaan Ikan pada Dinas Perikanan dan Kelautan, resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak.
Pelantikan juga menetapkan Saleh Hindom, S.K.M., M.P.H., yang sebelumnya Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak. Adapun Achmad Uswanas, S.STP., M.Si., yang sebelumnya menjabat Inspektur Pembantu Wilayah II, dilantik sebagai pejabat eselon II di lingkungan Inspektorat Kabupaten Fakfak.
Bupati Samaun menekankan bahwa rotasi dan promosi jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran birokrasi dan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
“Tidak ada ruang untuk bekerja biasa-biasa saja. Jabatan adalah amanah, dan amanah harus dijawab dengan kinerja,” katanya.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap roda organisasi perangkat daerah semakin solid, efektif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah—mulai dari sektor perkebunan, lingkungan hidup, hingga pendidikan dan pengawasan internal—secara lebih terarah dan berkelanjutan.







Komentar