oleh

Dandim 1203 Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga, Dampak Banjir Di Sandai

KabarSulselIndonesia (Kalbar-Ketapang)

Satuan Kondim 1203 Ketapang Komandan Dandim 1203 Kabupaten Ketapang Letkol. Kav Suntara Wisnu Budi SH.M.Sc. Dandim 1203, beserta rombongan peduli bencana di Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat.

Menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di wilayahnya Kecamatan Sandai, bantuan yang di salurkan agar bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

Melalui informasi Kapten Arm Yoyo Sunaryo Danramil 1203 – 10/Sandai menyampaikan sesuai intruksi Dandim 1203. Agar segera meyalurkan bantuan dan berkerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapolsek Sandai Kepala Desa dan stake holder lainnya.

“Bantuan yang di sampaikan kepada warga korban banjir Rombongan menyinggahi dan menyelusuri satu persatu kerumah warga yang terendam banjir sejak Selasa (2/11),” ungkap Yoyo sunaryo Danramil 1203 – 10/Sandai.

Dandim 1203 menjelaskan hujan deras intensitas tinggi yang mengguyur di Kabupaten Ketapang terutama Kecamatan Sandai beberapa hari terakhir.

Akibatnya berdampak terjadi banjir di beberapa desa di Kecamatan tersebut, di antaranya yang sangat terdampak banjir adalah wilayah Desa Penjawaan, Desa Sandai Kiri, Desa Istana, Desa Muara Jekak Patai Patah Randau Jungkal.

Yoyo Sunaryo juga menyampaikan ke media KSI untuk sekarang kondisi banjir belum bisa di perkirakan kapan surutnya melihat debit air terkadang turun, terkadang naik, untuk Sandai Kota, naik turunnya debit air tergantung Curah hujan dan kiriman air dari kecamatan Hulu Sungai.

Kita selalu memberi informasi setiap waktu ke pimpinan, Maka dari itu melalui instruksi Dandim 1203 selalu memantau situasi dan kondisi naik turunya kondisi air terutama di malam hari.

Desa Sandai terpantau melalui laporan kegiatan harian pemukiman warga di dusun itu terendam banjir hingga 1,60 centimeter atau setinggi dada orang dewasa.

Anggota Danramil Sandai pun selalu siaga terjun ke lokasi banjir dengan menggunakan peralatan spakboat karet 40 PK perahu dan sampan. Mereka mengevakuasi warga yang terjebak banjir dan memberikan bantuan kepada warga desa yang bertahan di rumah bahwa seluruh jajarannya sejak Pekan lalu.

Serta stakeholder Kecamatan dan lainnya sudah siaga mengantisipasi terjadinya banjir. Khususnya melalui apel siaga bencana serta kesiapan sarana dan prasarana (Sarpras) dan personil gabungan.

Menurutnya, saat ini proses evakuasi dan pengiriman bantuan bahan sembako menjadi prioritas utama penanganan banjir.

Hingga kini,”Evakuasi dan penyaluran bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan adalah prioritas utama kami. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengerahkan personil gabungan dari Polsek, Koramil dan Perangkat Desa Sandai serta dari BPBD Ketapang, pihaknya juga mengerahkan sejumlah peralatan digunakan untuk mengirimkan bantuan sembako. Hambatan melakukan evakuasi dan pengiriman bantuan satu di antaranya banyak rumah warga terletak di pelosok dusun,” tuturnya. (Julman)

Komentar

Berita Lainnya