Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun ke-16 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Fakfak yang digelar Senin, 9 Maret 2026, di Graha Le Cocq d’Armandville.
Para tokoh perempuan, pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat berkumpul dalam satu ruang, merayakan perjalanan panjang organisasi perempuan yang selama ini menjadi salah satu motor sosial di daerah berjuluk Kota Pala itu.
Dalam sambutannya, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Bagi pemerintah daerah, keberadaan organisasi perempuan bukan sekadar pelengkap kegiatan sosial, melainkan kekuatan yang ikut menggerakkan perubahan.
“Perempuan bukan hanya bagian dari pembangunan, tetapi juga penggerak, pelopor, dan inspirator dalam berbagai bidang kehidupan,” ujar Samaun di hadapan para undangan.

Peringatan HUT ke-16 GOW tahun ini mengangkat tema “Dari Perempuan untuk Negeri, Bergerak, Berkarya, Menginspirasi, Fakfak Jaya.” Tema tersebut, menurut Samaun, mencerminkan semangat perempuan Fakfak untuk terus mengambil peran aktif dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya saing.
Bupati menilai perjalanan organisasi yang telah mencapai usia 16 tahun merupakan bukti konsistensi pengabdian kaum perempuan bagi daerah. Selama itu pula, GOW menjadi wadah berhimpunnya berbagai organisasi wanita untuk menyalurkan gagasan, kerja sosial, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Usia ini bukan perjalanan yang singkat. Di dalamnya ada karya, pengabdian, dan dedikasi yang telah memberi warna bagi pembangunan Fakfak,” katanya.
Di tengah dinamika pembangunan daerah, perempuan Fakfak dinilai telah memainkan peran penting mulai dari lingkup keluarga hingga ruang sosial yang lebih luas. Mereka adalah pendidik pertama bagi generasi muda, penjaga nilai budaya, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi masyarakat.
Samaun berharap momentum ulang tahun organisasi tersebut menjadi titik penguatan sinergi antarorganisasi perempuan di Fakfak. Ia mendorong GOW dan seluruh organisasi yang tergabung di dalamnya untuk terus meningkatkan kapasitas serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Beberapa sektor yang dinilai penting antara lain pendidikan, kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pembinaan generasi muda.
“Ketika perempuan diberdayakan, keluarga menjadi kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan daerah pun akan berkembang,” kata Samaun.
Ia juga mengajak organisasi perempuan untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat menjaga persatuan, memperkuat nilai kebersamaan, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Fakfak.
Bagi pemerintah daerah, organisasi wanita adalah ruang lahirnya gagasan, kreativitas, dan inovasi. Dari ruang itu diharapkan muncul inspirasi bagi generasi muda perempuan Fakfak agar berani bermimpi, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.
“Semangat bergerak, berkarya, dan menginspirasi harus terus hidup dalam diri perempuan Fakfak,” ujar Samaun.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan anggota GOW Kabupaten Fakfak. Harapannya sederhana namun penuh makna: organisasi ini semakin solid, semakin maju, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Dirgahayu Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Fakfak. Perempuan bergerak, perempuan berkarya, perempuan menginspirasi untuk Fakfak jaya,” katanya.
Tepuk tangan pun mengiringi penutupan sambutan tersebut, sebuah penegasan bahwa di Fakfak, perempuan bukan hanya hadir, tetapi ikut menggerakkan arah masa depan daerah.








Komentar