Bupati Maluku Tenggara Tekankan Harmoni Sosial sebagai Fondasi Pembangunan dalam Pelaporan Indeks Harmoni Indonesia 2025

Uncategorized262 views

JAKARTA , Kabar Sulsel Indonesia.Com. — Bupati Maluku Tenggara menegaskan pentingnya harmoni sosial sebagai modal utama pembangunan daerah dalam sambutannya pada Pelaporan Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2025 yang digelar pada 16 April 2025.

Dalam paparannya, Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan Indeks Harmoni Indonesia menjadi instrumen penting untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat secara faktual dan ilmiah. Ia menjelaskan bahwa pengukuran yang dilakukan melalui empat dimensi—ekonomi, sosial, budaya, dan religius—selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2025–2029, khususnya agenda Maluku Tenggara Aman, Tertib, dan Demokratis.

Toleransi dan Nilai Budaya Kei Jadi Fondasi Harmoni

Bupati menguraikan bahwa toleransi antarumat beragama dan antar kelompok masyarakat merupakan fokus utama pemerintah daerah. Peran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), lembaga keagamaan, serta lembaga adat disebut sangat strategis dalam memperkuat kohesi sosial.

Ia mencontohkan dukungan yang dilakukan pemerintah daerah, antara lain pembangunan rumah ibadah, fasilitasi Dewan Adat Kepulauan Kei, revitalisasi rumah adat, hingga pelestarian Bahasa Kei dan seni budaya setempat.

Menurutnya, kekuatan budaya Kei tercermin dalam falsafah Ain Ni Ain, yang bermakna saling memiliki dan menjadi pilar pemersatu masyarakat di tengah keberagaman.

Pemerataan Pembangunan untuk Wujudkan Kesetaraan

Bupati juga menekankan pentingnya kesetaraan dan keadilan dalam penyelenggaraan pembangunan. Pemerintah daerah terus mengupayakan pemerataan pembangunan dan akses pelayanan publik tanpa diskriminasi. “Semangat yang kami dorong adalah Setara Sejahterakan Negeri,” tegasnya.

Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Kesuksesan Pembangunan

Dalam sambutannya, Bupati menyebut bahwa peningkatan kerjasama dan partisipasi masyarakat merupakan langkah strategis untuk menjamin kelancaran pembangunan daerah. Pemerintah mendorong banyak pihak untuk terlibat aktif, mulai dari unsur masyarakat, dunia usaha, lembaga adat, organisasi keagamaan, hingga pemuda.

1.887 Responden, Tertinggi di Provinsi Maluku

Pada tahun 2025, Kabupaten Maluku Tenggara tercatat menyumbang 1.887 responden dalam Survei Indeks Harmoni Indonesia—jumlah terbesar di Provinsi Maluku. Bupati menyebut capaian itu sebagai bukti tingginya partisipasi masyarakat dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengukuran nasional tersebut.

Ke depan, pemerintah berencana memperluas cakupan responden, termasuk pemerataan dari seluruh kecamatan dan desa di wilayah kepulauan Maluku Tenggara. Sosialisasi dan pelibatan stakeholder juga akan diperkuat.

Rujukan Penyusunan Kebijakan Daerah

Bupati menegaskan bahwa hasil Indeks Harmoni Indonesia sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Survei yang dilakukan secara profesional dan ilmiah diyakini mampu memberi gambaran riil kondisi masyarakat serta mengidentifikasi area yang membutuhkan intervensi khusus.

“Indeks Harmoni Indonesia bukan hanya alat ukur, tetapi juga sarana edukasi publik. Pemahaman bersama atas kondisi harmoni sosial akan memperkuat sinergi semua pihak untuk membangun Maluku Tenggara yang lebih maju,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Penutup

Mengakhiri sambutannya, Bupati Maluku Tenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia 2025 serta menegaskan komitmen daerah untuk mendukung keberlanjutan survei di tahun mendatang.

( BR )

Komentar