Bupati Malra Serahkan Alsintan ke Kelompok Tani: Dorong Swasembada Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis

Uncategorized122 views

Maluku Tenggara, Kabar Sulsel Indonesia.Com | Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan produktivitas pertanian daerah melalui penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Kegiatan berlangsung Sabtu (29/11/2025) pukul 09.50 WIT di halaman Kantor Bupati, Jln. Abraham Koedoeboen, Langgur.

Acara ini dihadiri Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. M. Thaher Hanubun, M.Si; Plt. Sekda Malra Bernardus Rettob, S.Sos; Ketua DPRD Malra Stefanus Layanan, S.IP; Plt. Kadis Pertanian Malra Josep A. Dumatubun, S.E; serta unsur TNI–Polri dan pimpinan OPD. Sekitar 30 peserta kelompok tani juga hadir menerima bantuan.

Serahkan Traktor hingga Pompa Air

Dalam acara tersebut, Bupati menyerahkan berbagai jenis alsintan dan sarana pertanian, antara lain:

5 unit traktor Gatra GT3 498

6 unit traktor mini Motoyama MSGB 75

30 unit pompa air Yasuka WP30 Titanium

19 unit gulungan pipa hose cobra WP30

4 unit selang spiral hisap PVC

8 jenis bibit: sawi, tomat, kacang panjang, ketimun, terong, semangka, cabai, kol

Selain alat, bibit hortikultura juga dibagikan kepada kelompok tani sebagai penguatan produksi pangan daerah.

Kadis Pertanian: Alokasi APBN 2025 untuk Malra Meningkat

Plt. Kadis Pertanian melaporkan bahwa Kabupaten Maluku Tenggara memperoleh alokasi APBN 2025 berupa:

7.500 kg benih jagung untuk lahan 500 Ha

5 unit traktor roda empat

20 unit mesin pompa air

Tanaman ubi jalar untuk 3 Ha

Bantuan hortikultura pemanfaatan pekarangan bagi 15 kelompok

Sementara Pagu Anggaran Dinas Pertanian 2025 mencapai Rp 6,57 miliar, dengan Rp 445 juta untuk benih dan bibit sayuran, Rp 232 juta untuk pupuk dan obat-obatan, serta Rp 435 juta untuk bibit ayam petelur dan pakan.

Kadis juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati atas alokasi Rp 256 juta untuk penyusunan Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), yang menjadi syarat utama pengusulan anggaran ke Kementerian Pertanian.

Bupati: Alsintan Harus Dipakai dan Dirawat

Dalam sambutannya, Bupati Malra menekankan bahwa alat pertanian yang lama tetap harus dimanfaatkan dan dirawat. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan Astacita Presiden dan Wakil Presiden RI, yang menekankan swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, serta pengembangan infrastruktur.

Bupati menyebut bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat membutuhkan kesiapan daerah dalam menjaga pasokan pangan.

Karena itu, Dinas Pertanian diminta memastikan:

1. Ketersediaan dan distribusi sarana produksi seperti benih, pupuk, pestisida, serta alat mesin.

2. Ekstensifikasi lahan, terutama membuka lahan baru pada titik dapur MBG.

3. Pendampingan pemanfaatan lahan untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga dan peningkatan ekonomi masyarakat.

4. Motivasi bagi petani, termasuk menggelar lomba petani terbaik.

“Dapur MBG ini sudah menjadi pasar tetap, berarti petani Maluku Tenggara harus mampu memasok produksi secara berkelanjutan,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa traktor roda empat tersedia di Dinas Pertanian, namun tidak diserahkan kepada petani karena membutuhkan tenaga teknis khusus dalam perawatan.

Ia meminta seluruh pihak terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan instansi terkait demi keberhasilan swasembada pangan, MBG, dan pengendalian inflasi daerah.

Kegiatan Berjalan Lancar

Kegiatan penyerahan alsintan berakhir pukul 11.00 WIT dalam keadaan aman dan lancar. Para petani menerima bantuan dengan antusias, berharap alat dan bibit tersebut dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraanMereka.

( BR )

Komentar