Bupati Kaidel Terima kunjungan Calon Investor Perikanan di Aru

Dobo, Kabarsulsel-Indonesia.com,- Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel secara langsung menerima kehadiran sejumlah calon Investor di bidang perikanan sebagai upaya mendorong peningkatan sektor ekonomi kelautan dan perikanan di daerah Kepulauan Aru. Audiensi berlangsung di ruang kerja Bupati Senin (26/01-2026) dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD terkait.

Dalam pertemuan dengan managemet PT CAKRA MINA PERKASA, Kaidel  menyampaikan bahwa Kepulauan Aru memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar dan belum dikelola secara maksimal. Karena itu, kehadiran investor diharapkan mampu memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan lokal.

“Hari ini kita kedatangan tamu dari Menegemen PT CAKRA MINA PERKASA, dimana dalam pertemuan tersebut Kami membicarakan soal Perusahan di Desa Benjina yang sudah lama mangkrak, dan telah di terlantarkan oleh pemiliknya, sehingga mau di ambil alih oleh PT CAKRA MINA PERKASA, yang di rencanakan mulai beroperasi dalam bulan Februari akhir dan paling lambat awal bulan Maret Tahun 2026 mendatang”. ungkap Bupati

Kaidel mengungkapkan, Pihak Perusahaan PT CAKRA MINA PERKASA, akan beroperasi di awali dengan pembongkaran ikan, Pembekuan, Penyetren dan Pengiriman dalam skala kecil atau berkisar 400 Ton lantaran sejumlah fasilitas infrastruktur perusahaan masih dalam proses Rehabilitasi atau perbaikan akibat di tinggalkan terlalu lama/rusak, sehingga membutuhkan perbaikan yang maksimal.

Olehnya atas nama pemerintah Daerah Kaidel berharap kedepan PT CAKRA MINA PERKASA bukan hanya sebatas Pembongkaran, Pembekuan dan Pengiriman ikan saja, tetapi ada dampak dampak lain yang berdiri seperti pembuatan Fish Meal (Tepung ikan), makanan siap saji dari bahan baku ikan, sehingga kedepan pengeksporan ikan langsung dari Benjina.

Selain itu kata Kaidel diharapakan agar pihak perusahaan PT CAKRA MINA PERKASA bisa menyediakan bahan bakar minyak (BBM) dan pabrik Es sekaligus menjadi Bapak angkat untuk para nelayan pesisir, pasalanya desa Benjina merupakan pusat kota dari beberapa desa, seperti desa-desa di Aru Selatan Timur, dan Tengah Timur.

“Itu yang kita harapkan sehingga akses darat atau kegiatan darat ini kita maksimalkan sehingga bisa hidup kembali sektor perikanan dan bisa menambah inkam Daerah, dan terus mengatasi pengangguran di Kabupaten Kepulauan Aru ” Harapnya

Kaidel menambahkan bahwa armada (kapal tangkap ) yang di sediakan oleh pihak PT CAKRA MINA PERKASA, sebanyak 40 armada dengan kapasitas muatan 125 GT, sedangkan sekitar 150 armada dengan kapasitas yang kurang 125 GT akan di datangkan dari pelabuhan Indramayu (Jawa). Dengan demikian sebanyak 190 armada kapal tangkap tersebut akan beroperasi di laut Aru dan berpangkalan tetap di pelabuhan perusahaan Benjina.

” Perusahaan telah menyediakan Kapal tangkap di atas GT 125 itu ada 40 Armada, yang sudah di siapkan, dan yang sudah ada di BPP 718 sementara di bawah GT 125 itu ada sekitar 150 armada yang lagi berlabuh di Indramayu ini yang akan di datangkan juga supaya semua armada ini aktifitas bongkar muat itu berpangkalan di Benjina jadi seluruh Armada atau kapal tangkap berjumlah 190 yunit Armada, semuanya pangkalan di Benjina.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk memberikan kemudahan perizinan sesuai aturan yang berlaku, sekaligus memastikan investasi yang masuk tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan sumber daya laut.

Dengan beroperasinya perusahaan Benjina diharapkan agar seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, bisa mendukung semua Investasi yang masuk ke Aru guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bumi Jar Garia Sarkwarisa ini,

“Saya berharap aga kita mendukung investor yang mau masuk berinvestasi di Aru, jangan sampai kita sudah berupaya untuk mendatangkan Investor lalu karena hal hal sepeleh sehingga Investasi itu batal atau tidak beroperasi, jadi kita harus mendukung harpnya” Harap Kaidel.

(Meki)

Komentar