Bupati Kaidel resmi Launching MBG di Sejumlah Sekolah Yayasan Katolik

Uncategorized193 views

Dobo,Kabarsulsel-lndonesia.com. Kepulauan Aru Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel resmi melaunching Makanan Berisi Gratis (MBG) di Sejumlah Sekolah Katolik mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA Yos Sudarso Dobo Senin, (06/10/2025).

Kegiatan perdana yang di laksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Yayasan Bina Desa Lestari bekerjasama pemerintah daerah ini di hadiri oleh Wakil bupati kepulauan Aru Drs. Mohamad Djumpa, kejari Aru Sumanggar Siagian SH. MH, Forkopimda, pimpinan OPD lingkup pemkab Aru, wakil uskup Amboina, Pastor Tino Uhulyanan serta tamu undangan lainnya.

Bupati Timotius Kaidel dalam sambutannya mengungkapkan tujuan negara melakukan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) adalah bagaimana untuk pemenuhan gizi kepada anak didik itu sendiri, pasalnya jika berbicara tentang pendidikan tanpa kualitas gizi maka tentu mustahil jadinya.

” Kalau kita bicara tentang pendidikan tanpa kualitas pemenuhan gizi bagi anak-anak kita maka mustahil jadinya” Ungkap bupati.

Selain itu lanjut Kaidel program ini bukan saja untuk pemenuhan gizi bagi anak, namun juga meningkatkan sumber daya manusia. Proses pembuatan MBG ini tak hanya menggunakan bahan instan namun menggunakan bahan makanan lokal untuk mendukung petani daerah, dalam meningkatkan variasi menu, dan memperkenalkan cita rasa lokal.

“Berbicara tentang sumber daya manusia tentu sumber daya manusia Ini bukan saja kualitas pendidikan, tetapi tujuan negara adalah bagaimana pemenuhan gizi serta memanfaatkan kekayaan sumber daya pangan lokal untuk menciptakan ketahanan pangan nasional” Pungkas bupati

Pada kesempatan itu bupati juga menghimbau kepada masyarakat kepulauan Aru, agar tidak trauma atas berbagai kejadian lewat media sosial, dimana ada sebagian besar siswa di beberapa sekolah mengalami keracunan saat mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis tersebut, namun bupati pastikan hal tersebut tidak akan terjadi di Aru, karena tim MBG telah melakukan pemeriksaan dengan ketat sebelum di distribusikan kepada siswa penerima manfaat.

” Bapak ibu jangan kita menilai bahwa ada beberapa sekolah yang mengalami kejadian dimana siswa keracunan, kalau kita di Aru, kami suda pastikan Pemenuhan gizi bukan saja bagi anak, tetapi sekaligus pengurangan angka stanting. Bahkan Sistem Pengawasannya dilakukan audit dan pemantauan rutin untuk memastikan implementasi program berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel” Imbau bupati.

Selain itu lanjut bupati program ini juga, merupakan salah satu tujuan negara dalam rangka meningkatkan perekonomian lokal dimana para petani, nelayan, peternak dan UMKM diberikan kesempatan untuk menjual hasil produksi mereka sebagai bahan baku makanan, sehingga menguatkan ekonomi daerah.

“Program ini juga memberikan kesempatan kepada petani, peternak, nelayan, dan UMKM untuk menjual hasil produksi mereka sebagai bahan baku makanan, sehingga menguatkan ekonomi daerah. Program ini juga menciptakan jutaan lapangan kerja baru melalui pembangunan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta rantai pasoknya. ” Ujarnya

” Melalui program ini, kata Bupati dapat meningkatkan peredaran uang di desa melalui pembelian bahan baku dari produsen lokal, sehingga mendongkrak perekonomian daerah.” Tambah bupati

Sementara bupati mengungkapkan Dampak Sosial dan Pendidikan adalah peningkatan prestasi Siswa dimana Anak-anak menjadi lebih fokus, bersemangat, dan ceria dalam belajar, sehingga meningkatkan partisipasi dan prestasi di sekolah serta mengurangi beban pengeluaran rumah tangga bagi keluarga kurang mampu dalam menyediakan makanan bergizi.

(Meki)

Komentar