oleh

Belum Ada Tindak Tegas Dari APH Kota Dumai Terkait Kayu Ilegal Logging Sungai Sembilan

KabarSulselIndonesia (Dumai – Riau)

Akibat pembalakan liar di hutan Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai, hutan lindung terancam punah dan habitat yang ada didalamnya. Kerusakan lingkungan hidup di hutan Senepis dan Batu Teritip sekitarnya akibat ulah 7 rombongan pengusaha kayu tersebut.(10/11)

Informasi yang akurat, bahwa pengurus Kayu Ilegal Logging yang Toke Kayu Balak tidak risau dengan pemberitaan Ilegal Logging. Tujuh toke tersebut seperti sudah merasa aman dan bebas dari hukum untuk penebangan kayu di Kecamatan Sungai Sembilan yang berjalan lancar dan aman.

Saat beberapa awak media mengkonfirmasi ke pihak penegak hukum Polres Dumai tidak ada jawaban sampai saat ini.

Saat ini informasi yang didapat oleh awak media ini, kayu Ilegal Logging tersebut dijual sampai luar Dumai dan diduga para toke kayu yang ada di kecamatan Sungai Sembilan sebelumnya sudah melakukan silahturahmi atau banyak disebut ketok pintu dengan APH dan Oknum terkait.

Kepala seksi Penegak Hukum Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Riau saat di konfirmasi melalui via WhatsApp juga belum ada tanggapan atau jawaban.(tim)

 

Komentar

Berita Lainnya