Dendam Lama, Dua Pria Tikam Warga Tutrean di Bandara Karel Sadsuitubun  

Kabarsulsel-Indonesia.com. LANGGUR,  Polisi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pembunuhan terhadap DRS Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (30), warga Desa Tutrean. Insiden mengerikan ini terjadi tepat di area Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, Minggu (19/4/2026) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim Reskrim Polres setempat menangkap kedua pelaku sekitar pukul 14.00 WIT.

-Modus Operandi

Kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIT, kedua tersangka datang ke lokasi menggunakan sepeda motor jenis Bison berwarna hitam. Mereka menunggu kedatangan korban yang baru mendarat menggunakan pesawat terbang.

Saat korban melangkah keluar dari ruang kedatangan, kedua pelaku yang sudah menunggu di luar langsung bertindak. Mereka melakukan penikaman secara berulang-ulang terhadap korban. Setelah melukai korban, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor yang mereka bawa.

-Identitas Pelaku dan Korban

Korban:

– Nama: DRS Agrapinus Rumatora Alias Nus Kei

– Tempat/Tgl Lahir: Tutrean, 15 Januari 1996

– Agama: Katholik

Pelaku:

1. Hendrikus Rahayaan Alias Hendra, lahir di Watran, 6 September 1997, asal Ohoi Holat Atas.

2. Finansius Ulukyanan Alias Finis, lahir di Holat, 24 Maret 1990, asal Ohoi Holat Atas.

Kedua pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau masing-masing. Barang bukti diduga telah dibuang oleh pelaku di sekitar lokasi kejadian (TKP) dan saat ini sedang dalam proses pencarian serta pengamanan oleh petugas.

-Motif Pembunuhan

Kasus ini diduga kuat bermotif dendam kesumat. Pelaku mengaku membalas kematian saudara mereka, Fenansius Wadanubun alias Dani Holat, yang tewas dibunuh pada tahun 2020 lalu di kawasan Jakarta (samping Apartemen Metro Galaxy Kalimalang, Bekasi). Pelaku menuding korban sebagai otak intelektual di balik kejadian tersebut.

Saat ini kedua pelaku sudah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut untuk pertanggungjawaban atas tindak kekerasan yang mereka lakukan.

(Elang)

Komentar