Tanimbar,Kabarsulsel-Indonesia.com. Pelayanan kesehatan yang ideal seharusnya hadir untuk menyelamatkan nyawa, namun hal berbeda justru dialami oleh warga Desa Mitak, Kecamatan Wuarlabobar. Sebuah kejadian memilukan menimpa seorang ibu berinisial DS yang meninggal dunia diduga akibat keterlambatan penanganan medis saat proses persalinan, Minggu (5/4/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban hendak melahirkan dan membutuhkan pertolongan segera di Puskesmas Pembantu (Pustu) setempat. Namun, penanganan dinilai sangat lambat sehingga kondisi korban semakin kritis.
Terdesak keadaan, keluarga terpaksa mengungsikan korban menggunakan sarana transportasi laut menuju Puskesmas Induk di Desa Wunlah. Perjalanan yang jauh dan waktu yang terbuang membuat kondisi pasien semakin memburuk saat tiba di lokasi tujuan.
-Meninggal Sebelum Dirujuk ke RS
Petugas Puskesmas Induk kemudian mengeluarkan surat rujukan untuk memindahkan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. PP Magrety Saumlaki guna mendapatkan penanganan lebih intensif. Namun, takdir berkata lain. Nyawa korban tidak dapat tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhir sebelum sempat dievakuasi ke rumah sakit.
Kejadian ini menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Diduga kuat, kematian ibu tersebut disebabkan oleh kelalaian petugas kesehatan di Pustu serta minimnya pengawasan dan perhatian dari pemerintah desa terkait standar pelayanan medis.
Masyarakat berharap insiden ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Diperlukan tindak lanjut yang nyata untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman agar tidak memakan korban lagi di kemudian hari.
(JCS)








Komentar