Ambon,Kabarsulsel-lndonesia.com. Kepolisian Daerah Maluku menekankan pentingnya disiplin dan optimalisasi pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Penegasan tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes Pol Piter Yanottama, SH, S.I.K., MH, saat memimpin apel pagi gabungan personel di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Senin (16/3/2026).
Apel tersebut diikuti para pejabat utama serta seluruh personel Polda Maluku.
Dalam arahannya, Piter menegaskan bahwa disiplin dan tanggung jawab merupakan modal utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kinerja seluruh personel yang hingga saat ini dinilai mampu menjalankan tugas dengan baik tanpa adanya tindakan yang bersifat kontraproduktif maupun pelanggaran yang menjadi perhatian pimpinan.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel. Kinerja yang sudah baik ini harus terus dipertahankan dengan tetap berpedoman pada arahan dan petunjuk pimpinan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 telah memasuki hari keempat. Seluruh personel diharapkan tidak bersikap apatis terhadap pelaksanaan operasi, baik yang tergabung dalam surat perintah operasi maupun yang tidak secara langsung masuk dalam sprint.
Operasi ini bertujuan menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas selama periode mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Maluku.
Selain pengamanan di lapangan, Polda Maluku juga terus melakukan patroli siber guna memantau dinamika informasi di media sosial.
Menurut Piter, hingga saat ini situasi media sosial di wilayah Maluku masih terpantau aman dan kondusif tanpa adanya aktivitas yang berpotensi meningkatkan eskalasi konflik.
Ia mengimbau seluruh personel untuk turut mengingatkan keluarga dan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Wilayah Maluku memiliki sensitivitas sosial yang tinggi. Oleh karena itu kita semua harus bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak memicu kesalahpahaman maupun konflik,” katanya.
Selain itu, Polda Maluku juga memantau ketersediaan bahan pangan menjelang Idulfitri. Berdasarkan koordinasi dengan instansi terkait, stok pangan di wilayah Maluku masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Masyarakat pun diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
Hal serupa juga berlaku pada ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Berdasarkan informasi dari Pertamina, stok BBM di wilayah Maluku masih mencukupi dan terus dipasok secara berkala, termasuk biosolar, dexlite, pertalite, dan minyak tanah.
Mengakhiri arahannya, Piter mengingatkan seluruh personel agar terus meningkatkan disiplin, dedikasi dan keikhlasan dalam menjalankan tugas.
“Disiplin adalah kunci utama bagi setiap anggota Polri untuk dapat menjalankan tugas secara maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
apel kesiapan personel menjelang Idulfitri memiliki nilai berita karena berkaitan dengan pengamanan periode mobilitas masyarakat yang tinggi.
Operasi Ketupat merupakan agenda nasional yang setiap tahun dilaksanakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memastikan keamanan mudik, kelancaran arus lalu lintas, serta stabilitas keamanan daerah.
Penekanan pada disiplin personel serta pemantauan media sosial menunjukkan upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku yang memiliki dinamika sosial yang cukup sensitif.
Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terkait ketersediaan pangan dan bahan bakar juga menjadi bagian dari langkah menjaga stabilitas masyarakat menjelang perayaan Idulfitri.
(M.N)








Komentar