Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.com. Hadir menemani masyarakat selama satu dekade lamanya, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi program andalan masyarakat dalam menjamin permasalahan kesehatan. BPJS Kesehatan pun berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh peserta JKN tanpa terkecuali.
Renalda Salembun (22) menjadi salah satu peserta yang merasakan manfaat Program JKN. Ia mengaku program tersebut telah beberapa kali membantunya saat membutuhkan layanan kesehatan.
“Program JKN pernah saya gunakan untuk operasi usus buntu. Selain itu, saat kuliah saya juga sempat pingsan ketika praktik las mesin karena kondisi ruangan yang panas dan sirkulasi udara kurang baik,” ungkap Renalda.
Ia menambahkan, meski sempat membaik setelah ditangani di Puskesmas, keluhan kembali dirasakan sesampainya di rumah. Kepalanya terasa sakit karena terbentur saat jatuh pingsan, ia pun sempat muntah lebih dari tiga kali, sehingga akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lanjutan. Renalda menjalani perawatan selama lima hari di rumah sakit. Selama masa pengobatan tersebut, ia mengaku terkesan dengan pelayanan kesehatan yang diterimanya.
“Sebagai pasien, saya tentu berharap mendapatkan penanganan yang tepat agar cepat sembuh. Selain itu, kenyamanan juga penting. Saya merasakannya dari keramahan petugas, kebersihan ruangan, serta fasilitas yang tersedia. Pelayanannya juga tidak diskriminatif dan secara keseluruhan sangat baik,” ujar Renalda.
Selain mengapresiasi pelayanan kesehatan yang diterimanya, Renalda juga mengaku bangga menjadi peserta JKN yang selalu menjaga keaktifan kepesertaannya. Menurutnya, hal tersebut memberikan ketenangan, terutama saat menghadapi kondisi darurat.
“Saya ingat betul saat menjalani pengobatan, orang tua saya cukup tenang karena tidak perlu memikirkan biaya. Program JKN benar-benar menjadi penolong,” ujar Renalda.
Ia menambahkan, kejadian tersebut membuatnya semakin sadar akan pentingnya memastikan status kepesertaan tetap aktif, terlebih saat usianya mulai tidak lagi sepenuhnya berada dalam tanggungan orang tua.
“Waktu itu kami sigap mengurus perpanjangan kepesertaan dengan surat keterangan masih kuliah, jadi saat membutuhkan layanan kesehatan prosesnya sangat mudah. Terima kasih atas kehadiran Program JKN yang selalu menjadi penolong masyarakat. Menjadi peserta JKN adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga, sehingga sangat penting untuk memastikan kepesertaan tetap aktif. Saya berharap ke depan pelayanan JKN semakin berkualitas,” ujarnya.
(M.N)








Komentar