Rahakbauw: “Jangan Terpancing Akun Fake”, Ketua PWI Malra Ingatkan Warga Kei Jaga Persaudaraan Ain Ni Ain

Langgur,Kabarsulsel-Indonesia.com. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Maluku Tenggara, Agustinus Buce Rahakbauw, mengimbau masyarakat di Kepulauan Kei agar tidak mudah terprovokasi oleh komentar tidak bertanggung jawab dari akun-akun palsu di media sosial terkait dugaan kasus yang sedang menjadi perhatian publik.

Himbauan tersebut disampaikan Rahakbauw pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIT.

Ia menegaskan bahwa himbauan tersebut muncul setelah maraknya komentar dan narasi provokatif dari akun-akun fake yang dinilai berpotensi memecah belah persatuan, kesatuan, serta persaudaraan Ain Ni Ain di Tanah Kei yang telah terjaga sejak dahulu.

“Saya berharap agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh komentar akun-akun palsu yang sengaja membuat suasana panas. Dan merusak Persaudaraan Ain Ni Ain yang sudah diwariskan leluhur sejak dahulu,” tegas Rahakbauw.

Secara tidak langsung, ia menilai penyebaran opini liar dan informasi yang sengaja merusak tanan hidup sebagai orang basudara di media sosial dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat apabila tidak disikapi dengan bijak.

Karena itu, ia mengajak warga untuk lebih selektif menerima informasi dan tidak ikut menyebarkan konten yang berpotensi menimbulkan konflik.

Dalam pernyataannya, Ketua PWI Malra juga menyampaikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan terkait dugaan penganiayaan oleh oknum anggota Korps Brimob Polri Kompi 1 Batalyon C yang diduga menyebabkan meninggalnya seorang remaja berusia 15 tahun di Tual.

“Serahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Kita harus menghormati proses yang berjalan agar semuanya ditangani secara profesional dan transparan,” ujarnya.

Rahakbauw pun kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, menjaga keamanan, serta bersama-sama mempertahankan nilai persaudaraan di Kepulauan Kei yang aman dan kondusif.

(Elang Kei)

Komentar