Dobo, Kabarsuksel-Indonesia.com, – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1503/Tual terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Salah satu program yang kini menjadi perhatian utama adalah pembangunan sumur bor, yang ditujukan untuk menjawab persoalan ketersediaan air bersih di wilayah sasaran TMMD.
Dalam pelaksanaan TMMD tahun ini, Satgas menargetkan 5 titik pengeboran sumur yang tersebar di beberapa lokasi yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama pada musim kemarau.
Ke-lima titik sumur bor yang akan di bangun satgas tersebut diantaranya sasaran pertama, dusun Tanjung Marbali Desa Wangel, sasaran ke-dua Desa Wangel, sasaran ke-tiga Desa Durjela, sasaran ke-empat Dusun Wamar Desa Durjela dan sasaran ke-lima yakni areal km 8 Kampung Selayar Desa Durjela Kelurahan Siwa lima, Kecamatan, Pulau-pulau Aru Kabupaten Kepulauan Aru, Malukuaru.
Pasi OPS Kodim 1503 Tual Kpt Inf Rizal Taher kepada wartawan media ini Selasa, (17/02/2026), menyampaikan bahwa kegiatan pengeboran sumur merupakan bagian dari program fisik TMMD yang sangat penting, karena menyangkut kebutuhan pokok warga sehari-hari.
“Air bersih menjadi kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, Satgas TMMD menargetkan lima titik pengeboran sumur agar warga dapat lebih mudah mendapatkan air bersih untuk konsumsi maupun kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Ia menambahkan, penentuan lokasi pengeboran sumur telah melalui survei bersama aparat desa dan masyarakat setempat, agar titik yang dipilih benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal.
Warga pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap pembangunan sumur bor dapat segera rampung sehingga tidak lagi kesulitan mendapatkan air, khususnya bagi warga yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk mengambil air.
Warga berharap dengan adanya program pengeboran sumur ini, TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, namun juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah.
Satgas TMMD memastikan pengerjaan dilakukan secara bertahap, sesuai jadwal dan kondisi lapangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta kualitas hasil pekerjaan.
(Meki)








Komentar