Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.com. Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Rustam Simanjuntak mewakili Walikota Ambon menghadiri kegiatan Peserta Studi Australia Awards Dan Skala Kunjungi Program Inklusi yang berlangsung di Aula Kantor Desa Hunuth Durian Patah, Kecamatan Teluk Ambon (27/1/2026)
Turut hadir, Perwakilan keluarga besar Australia, Para Peserta Course Workshop dari Kementerian, Lembaga dari Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Perwakilan Pemda Aceh, Kalimantan Utara, Gorontalo, Maluku, NTT, NTB dan Daerah Sepulau Papua. Pimpinan Yayasan Rumah Generasi, Pimpinan OPD Pemkot Ambon, Kepala Desa Hunuth beserta perangkat Desa.
Mengawali sambutan Walikota Ambon, Simanjuntak mengajak semua yang hadir untuk menaikkan puji dan syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa atas kemurahannya kita dapat berkumpul disini.
Ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi seluruh pihak baik Pemerintah Australia, rumah generasi yang bermitra dengan yayasan Bakti untuk memfasilitasi kegiatan selamat datang bagi 27 peserta Course Australia Aword ke lokasi program inklusi desa Hunuth.
“kehadiran saudara-saudari dari berbagai daerah, dari instansi merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami. Ini menjadi alat bukti bahwa Ambon terbuka, ramah dan siap menjadi ruang belajar bersama bagi siapapun tanpa memandang latar belakang kondisi fisik, sosial budaya maupun perbedaan lainnya,” ujar Simanjuntak.
Menurutnya, kegiatan kursus inklusif ini sangat sejalan dengan visi RPJMD kota Ambon yaitu terwujudnya Ambon Manise yang inklusif, toleran dan berkelanjutan.
“Ambon manise bukan hanya tentang keindahan kota tetapi juga tentang bagaimana seluruh warga dan siapapun yang hadir di Ambon dapat merasakan rasa aman, nyaman, dihargai dan memiliki kesempatan yang setara untuk perkembangan,” harap Simanjuntak.
Dalam pelaksanaannya lanjut Simanjuntak, 17 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Ambon memiliki semangat inklusif dan toleran dalam seluruh aspek pelayanan dan terus berupaya, untuk Memperluas akses layanan pendidikan dan pelatihan yang ramah bagi semua kelompok.
Juga untuk Mendorong penyediaan fasilitas publik bagi yang inklusif, serta Membangun budaya masyarakat yang saling menghargai perbedaan sebagai kekuatan bukan sebagai penghalang.
Ditambahkan, kursus ini bukan sekedar kegiatan peningkatan keterampilan tetapi juga ruang perjumpaan nilai-nilai inklusivitas dimana kita belajar untuk saling memahami berkolaborasi dan tumbuh bersama.
“Dari sinilah akan lahir agen-agen perubahan yang mampu membawa semangat inklusi kedaerah masing-masing,” ungkap Simanjuntak.
Kepada seluruh peserta Ia juga mengucapkan selamat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat. Jadikan forum ini sebagai ruang untuk saling belajar berbagi pengalaman dan membangun jejaring lintas daerah.
“bawalah pulang nilai-nilai inkulusivitas toleransi dan kemanusiaan untuk diterapkan di tempat masing-masing. kami berharap setelah mengikuti kursus ini saudara saudari dapat menjadi agen perubahan yang turut mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih adil, terbuka dan inklusif sebagaimana semangat Ambon manise,” tegasnya penuh semangat
Selamat mengikuti kursus inklusif ini, semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang nyata tidak hanya bagi peserta tetapi juga bagi pembangunan daerah dan bangsa,tutup Simanjuntak
(M.N)







Komentar