Enam Tahun Menanti, Prajurit Korem 182/JO Akhirnya Berlari Aman di Jogging Track Makorem

Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.com | Setelah hampir enam tahun menanti, prajurit Korem 182/Jazirah Onim (JO) akhirnya dapat melaksanakan lari pagi di lingkungan markas sendiri. Pada Jumat pagi, 23 Januari 2026, puluhan prajurit Korem 182/JO tampak berlari mengelilingi Lapangan Upacara Makorem 182/JO yang kini telah dilengkapi fasilitas jogging track.

Korem 182/JO merupakan satuan kewilayahan di bawah komando Kodam XVIII/Kasuari yang diresmikan pada 25 Mei 2020. Sejak awal berdiri, keterbatasan sarana olahraga membuat pembinaan fisik prajurit harus dilakukan di jalan raya Fakfak–Siboru. Kondisi tersebut kian berisiko sejak Bandara Siboru mulai beroperasi dan volume kendaraan meningkat.

“Selama hampir enam tahun kami berdinas di sini, lari pagi dilakukan di jalan raya. Sekarang risikonya besar karena banyak kendaraan yang melintas,” ujar Serda Hasan Batirari, salah satu prajurit Korem 182/JO.

Menurut Hasan, keberadaan lapangan upacara dan jogging track menjadi penantian panjang sekaligus kebutuhan mendesak bagi prajurit. Ia pun mewakili rekan-rekannya menyampaikan apresiasi kepada Komandan Korem 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, atas upaya pembangunan fasilitas tersebut secara swadaya.

“Ini bukan sekadar fasilitas olahraga, tetapi wujud perhatian pimpinan terhadap keselamatan dan kebugaran prajurit,” kata Hasan.

Semangat para prajurit terlihat jelas sepanjang kegiatan lari pagi. Langkah kaki mereka berpadu dengan nyanyian khas prajurit yang menggema di lapangan, menandai babak baru pembinaan fisik yang lebih aman dan terarah.

Komandan Korem 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., mengapresiasi kerja keras dan dedikasi prajurit yang terlibat langsung dalam pembangunan lapangan upacara dan jogging track tersebut, meski harus bekerja di bawah terik matahari.

“Semoga fasilitas ini memberi dampak positif bagi kebugaran prajurit sekaligus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” ujar Irwan.

Seperti tradisi setiap Jumat, kegiatan olahraga ditutup dengan kebersamaan. Prajurit Korem 182/JO menikmati bubur kacang hijau dan telur rebus bersama para perwira—sebuah momen sederhana yang mempererat solidaritas dan kebersamaan di lingkungan Korem.

Komentar