Hadapi Libur Panjang Dan Hari Raya Di Maluku, Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Tetap Aman 

Uncategorized305 views

Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.com. Menjelang perayaan Hari Natal 25 Desember dan Tahun Baru 2026 serta Bulan Ramadhan pada Februari 2026, PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Maluku, Maluku Utara dan Papua dalam kondisi aman. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Komisaris PT Pertamina Internasional Shipping, Michael Wattimena saat melakukan kunjungan kerja Di Integrated Terminal BBM Wayame Ambon, Sabtu (15/11/2025)

Menurutnya, Masyarakat tidak perlu merasa khawatir akan Stok BBM, baik Pertalite, Pertamax, maupun produk lainnya, aman dari berbagai aspek, karena stok BBM saat ini berada di atas 10 hari, sehingga dianggap sangat aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode libur panjang dan hari raya.

Wattimena juga, Menanggapi isu terkait tumpahan oli di Teluk Ambon dan menegaskan bahwa, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan mendorong investigasi menyeluruh.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kapal-kapal Pertamina telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tidak ditemukan indikasi pembuangan oli dari armada Pertamina.

Pertamina lanjut Wattimena, memiliki SOP yang sangat ketat dan rinci. Kapal yang datang untuk loading maupun unloading tidak membawa muatan oli. Jadi, sangat kecil kemungkinan berasal dari armada Pertamina.

Watimena kemudian menjelaskan bahwa, Pertalite dan Pertamax yang beredar di Maluku merupakan produk impor dari Singapura dan Malaysia, sementara jenis BBM lain dipasok dari produksi dalam negeri. Maka masyarakat diimbau untuk tidak khawatir terhadap kualitas dan ketersediaan BBM.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina juga mengantisipasi lonjakan permintaan minyak tanah.

Pengawasan intensif terhadap potensi penimbunan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab akan dilakukan bersama Satgas Pertamina dan pemerintah daerah melalui sidak dan operasi, ujar Wattimena.

Ia juga mengapresiasi manajemen Pertamina Wayame atas dukungan proaktif mereka terhadap Pemerintah Kota Ambon, termasuk penyediaan SPBU dan layanan khusus untuk mobil pengangkut sampah.

Di kesempatan yang sama Manajer Integrated Terminal Wayame, Novi, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi potensi cuaca buruk dan gelombang tinggi dengan melakukan koordinasi intensif dengan pusat dan penjadwalan kapal yang ketat. Terminal terdekat seperti Masohi juga disiapkan sebagai opsi suplai alternatif jika diperlukan.

Sedangkan terkait isu geopolitik global dan perang internasional, Pertamina menegaskan bahwa distribusi BBM di Indonesia, termasuk Maluku, tetap aman. “Pemerintah selalu memberikan dukungan penuh untuk menjaga ketersediaan BBM nasional. Satgas Nataru juga sudah disiapkan untuk mengantisipasi situasi apa pun,” ujarnya.

Pertamina sebut Novi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di Maluku melalui program BBM Satu Harga, yang memastikan masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan BBM dengan harga yang sama seperti di kota besar.

“Pertamina tidak menentukan harga sendiri. Kami mengikuti ketentuan pemerintah. BBM Satu Harga adalah bentuk kontribusi kami menjaga stabilitas ekonomi,” tegas Novi.

Untuk diketahui Komisaris PT Pertamina Internasional Shipping, Michael Wattimena juga memberikan bantuan kepada Masjid Dan Gereja.

(M.N)

Komentar