Nabire,Kabarsusel-lndonesia.com. Papua Tengah-Pusat Pengendali Masyarakat Adat Pegunungan Tengah Papua (P2MA-PTP) adalah lembaga yang berperan dalam mengendalikan dan mengawasi hak-hak masyarakat adat di wilayah Pegunungan Tengah Papua, 29/06/25 beralamat di Putaran 1 Kalibobo Nabire, Papua Tengah.
Lembaga ini dipimpin oleh Ketua Umum Agus Somau, yang juga merupakan Kepala Suku Besar Wilayah Pegunungan Tengah Meepago dan Lapago. P2MA-PTP adalah singkatan dari Pusat Pengendalian Masyarakat Adat Pegunungan Tengah Papua.
Organisasi ini berperan dalam mengelola dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di wilayah pegunungan tengah Papua, termasuk terkait pengelolaan sumber daya alam seperti tambang emas di Blok Wabu.
Tujuan dan Fungsi P2MA-PTP, Melindungi hak-hak masyarakat adat dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di atas tanahnya sendiri.
Mengedepankan Adat, Agama, dan Pemerintahan untuk membangun Papua
-Menjadi wadah untuk memenuhi keinginan dan keluhan masyarakat akar rumput
Mengawasi penggunaan anggaran dan pengelolaan sumber daya alam di Papua
Sekjen P2MA-PTP, Nahum Tebai, S.Ip. M.Si, Mengkritisi kinerja pemerintah daerah yang tidak transparan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran dan sumber daya alam.
Menuntut penegak hukum untuk menegakkan keadilan dan kebenaran dalam kasus-kasus yang melibatkan masyarakat adat
Mengawasi perjanjian adat dan hibah besi tua bekas pertambangan PT Freeport Indonesia di tanah Papua.
Dengan demikian, P2MA-PTP berperan penting dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
P2MA-PTP menyoroti isu-isu terkait hak ulayat masyarakat adat atas wilayah mereka, termasuk pengelolaan sumber daya alam seperti tambang emas, “jelas Tebai”.
Ketua P2MA-PTP Agus Somau, SH, menjelaskan, Mereka menolak kebijakan pemerintah yang tidak melibatkan partisipasi masyarakat adat dalam pengambilan keputusan terkait eksploitasi sumber daya alam di wilayah mereka, contohnya penolakan terhadap kebijakan penambangan di Blok Wabu.
P2MA-PTP aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk menyampaikan aspirasi masyarakat adat, melakukan advokasi, dan melakukan aksi protes terhadap kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat adat, “tutup somau”.
(Jeri P Degei)








Komentar