Wattubun Minta KPU Malteng Untuk Kerja Jujur Dan Fair Terkait Hasil Perolehan Suara Bupati Dan Wabup Di Kabupaten Malteng

Uncategorized2,244 views

Ambon.Kabarsulsel.Indonesia.com.Terkait dengan hasil perhitungan suara di Kabupaten Maluku Tengah yang diklam kemenangan oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah, Nomor urut 4 Zulkarnain Awat Amir (Ojan) dan Mario Lawalata, Ketua DPD PDI-P yang juga selaku ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur Wattubun saat melakukan konfrensi pers dengan wartawan di Kantor DPD PDI-P Karang Panjang Ambon, Jumat (29/11/2024) menegaskan bahwa,

Harus jujur dan fair, seluruh perangkatnya sampai di bawah karena calon yang di otak-atik untuk harus lolos Zulkarnain Awat Amir (Ojan) dan Mario Lawalata pasangan Nomor urut 4 karena istrinya Ojan di KPU RI maka saya minta untuk kerja harus jujur.

Menurut Wattubun, kita punya data sehingga diharapkan berikanlah yang terbaik jangan sampai hal kecil seperti ini kemudian mengganggu. kami juga mempunyai video lengkap tentang pengarahan ASN dan mengangkat Nomor 4, semuanya lengkap.

Wattubun juga meminta KPU Maluku Tengah untuk berhati-hati terhadap hal ini, karena jangan sampai operasi-operasi seperti ini kemudian membuat blunder di bawah.

Secara tegas saya katakan itu karena situasi yang terjadi di Maluku Tengah ini kita memiliki data pembanding dengan calon-calon lain, jadi apabila kita temukan sesuatu yang tidak beres maka pasti akan fatal akibatnya, tegas Wattubun.

Kita pasti akan mengawal masalah ini ungkap Wattubun, karena pengkhianathan terhadap proses demokrasi ini dilakukan oleh orang dalam KPU dari pusat terduga Beti yang ikut terlibat disitu, tandas Wattubun.

Dikatakan Wattubun, Hasil rekap itu kita akan tahu pergantian C1, angka-angka yang di-upload kembali itu bisa diketahui, dunia ini sudah terbuka jadi kita akan tahu.

Kita berharap ini dikembalikan agar tidak perlu ke MK lagi. Masih kita upayakan dan meminta Bawaslu untuk tetap mengawasi itu karena saudara Awal sudah dicurigai dan saudara Beti ikut bermain, pungkas Wattubun.

(M.N)

Komentar