Janjte Wenno, Rakyat Yang Berdaulat Tentukan Pemimpin Untuk 5 Tahun Mendatang

Uncategorized279 views

Ambon.Kabarsulsel.Indonesia.com.Calon Walikota Ambon Janjte Wenno mengaku bersyukur Selama proses kampanye maupun sebelum dan menyerahkan kepada rakyat Kota Ambon untuk menilai mereka sebagai pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon.

Hal tersebut diungkapkan kepada wartawan usai melakukan kampanye di Gedung Baileo Oikumene Ambon Senin (18/11/2024).

Menurut Wenno mengaku rakyat yang berdaulat untuk menentukan Walikota 5 tahun ke depan. Tuhan juga yang menentukan dan karena sudah bekerja sehingga kami menyerahkan saja kepada rakyat dan Tuhan untuk mau memakai kami kami bersyukur.

Dirinya mengaku bahwa komitmen mereka tadi salah satu poin adalah untuk menciptakan stabilitas keamanan.

“Jadi bagaimana kalau Tuhan menghendaki kami berdua menjadi walikota dan wakil Walikota Ambon Salah satu tugas adalah menjaga terus stabilitas keamanan dengan menciptakan kedamaian di kota ini sehingga kota ini dia harus menjadi rumah besar, di mana di dalamnya kita semua diam secara damai secara adil, Ambon harus jadi rumah bersama kita, tandas Wenno.

Janjte Wenno sangat Optimis menang pada perhelatan Pilkada 27 November nanti. Vsi dan misi semua pasangan calon punya Bahkan visi dan misi itu bagus-bagus, tapi saya kira dalam banyak hal tentu semua orang tahu bahwa ada banyak orang yang setelah terpilih dia Lalu asyik dengan kekuasaannya sehingga dia sering melupakan visi dan misi, tapi bagi kami visi dan misi itu baik tapi tidak cukup. yang paling terpenting adalah komitmen kontrak politik dengan rakyat dan dengan Tuhan itu yang membedakan kami dengan pasangan calon, ungkapnya.

Janjte menegaskan bahwa, komitmen kami jika terpilih maka kami akan memberikan contoh untuk kepemimpinan yang baik, tentang kepemimpinan yang baik di kota ini bahkan di Maluku agar tetap harmonis sebagai Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta memegang teguh terhadap komitmen, terhadap kontrak politik yang telah dilakukan tadi. Ini yang akan membuat kota Ambon lebih baik kedepan, jangan jadi Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah, Walikota dan Wakil Walikota yang orientasinya hanya proyek untuk kenikmatan sendiri. Banyak orang setelah itu dia hanya sibuk dengan kenikmatannya sendiri tanpa memikirkan rakyat, harus bisa membagi kenikmatan itu sedikit dengan rakyat itu yang mau kami berdua kerjakan jika Tuhan ijinkan lewat rakyat kota Ambon pada 27 November yang akan datang, ujar Wenno.

Karena itu tadi kami berdua meminta kawal kami kalau kepercayaan ini diberikan oleh Tuhan lewat rakyat dan masyarakat kota Ambon.
Kami serahkan saja kepada rakyat untuk menilai, kami tidak punya kewenangan untuk menilai yang luar biasa atau tidak luar biasa semua kembali kepada rakyat, tandas Janjte Wenno.

Janjte mengaku dirinya bersama pasangan Nomor urut 4 punya program prioritas kalau Tuhan mengizinkan kami berdua menjadi walikota dan wakil walikota.
1.kami akan memberikan bantuan kepada rakyat miskin khususnya anak-anak mereka pada setiap Tahun ajaran yang baru dalam bentuk pakaian seragam gratis dari Topi sampai sepatu.

2.kami juga akan memberikan kepada mereka kartu supaya anak-anak yang miskin ini kalau pergi dan pulang sekolah naik angkot itu gratis. Nanti setiap bulan pemillik angkot tinggal menagihnya kepada Pemerintah kota Ambon.

3.kami juga akan memberikan kepada masyarakat miskin subsidi untuk membayar listrik dengan kapasitas listrik 450 watt.

4.Kami juga akan mendorong supaya UMKM itu harus tumbuh di kota ini. Untuk kelompok UMKM baru kami akan merencanakan memberikan bantuan modal 40 juta per kelompok tetapi kelompok-kelompok ini akan dinilai kelayakannya oleh tim Apakah mereka layak untuk mendapat bantuan ini dengan tujuan mendapat bantuan itu berarti usahanya harus berjalan Jangan terima bantuan hanya untuk makan. kalau kelompok ini sudah menerima ada tim pendamping untuk mendampingi mereka supaya ada proses-proses belajar disitu bagaimana cara berbisnis yang baik.

5.kami juga akan memberikan rumah setara tipe 36 bagi masyarakat miskin yang penting mereka memiliki lahan tanah, kami akan memberikan bantuan perumahan. Itu tidak besar kalau satu unit 50 juta kami butuh 50 unit setiap tahun dan anggarannya itu cuma habis 2,5 miliar kecil itu. Kota Ambon APBD 1 triliun 270 miliar rupiah, itu banyak yang bisa dilakukan. Yang paling penting komitmen Walikota dan Wakil Walikota untuk tidak mengurus proyek, jangan terima Vi makan saja APBD itu baru namanya pemimpin yang mau mengabdi untuk rakyat, pungkas Wenno.

(M.N)

Komentar