Pangkalan TNI AL Dalam Waktu Dekat, Akan Dibangun di Moa

Kepulauan Aru369 views

DOBO, Kabarsulsel-indonesia.com – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon Brigadir Jenderal TNI (Mar) Said Latuconsina,S.E., M.M., M.T. mengatakan, Bahwa dalam waktu dekat Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) akan di bangun di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

“Oleh sebab itu dalam waktu dekat ini, Kita akan membentuk salah satu Lanal atau Pangkalan Angkatan Laut yang berlerak di pulau Moa Kabupaten MBD,” ucapnya saat membuka kegiatan Komunikasi Sosial Maritim (Komsosmar) di wilayah kerja Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Aru, Rabu (23/11/2022).

Dikatakan, pembangunan Lanal di MBD itu nantinya dapat di mendukung tugas TNI AL dalam membangun kekuatan sistem senjata armada terpadu, untuk mewujudkan TNI AL yang handal bahkan juga disegani dunia.

Selain itu, kehadiran Lanal di Moa (MBD) juga dimaksudkan untuk merespon perkembangan strategis dalam mengamankan wilayah perairan yang merupakan salah satu wilayah di Provinsi Maluku yang tingkat kerawanan di laut sangat tinggi, Karena berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste dan Australia. “Paparnya.

Menurutnya, berdasarkan laporan-laporan yang diterima dari masyarakat dan kapal-kapal nelayan bahwa informasi yang diterimanya termasuk apa yang ditemukan langsung di lapangan, ternyata hampir di seluruh wilayah Maluku banyak potensi kerawanan seperti ilegal fishing dan itu kerap terjadi setiap saat.

“Olehnya itu saya mengharapkan agar masyarakat juga harus ikut serta terlibat dalam menjaga dan mengamankan wilayah laut NKRI lebih terkhususnya di Maluku,” kata Latuconsina.

Dirinya juga menambahkan, Bahwa TNI Angkatan Laut memang besar, tapi kalau dilihat dari peta wilayah Maluku sangat luas, sehingga kita harus menyiapkan sarana prasarana Alutsista TNI lebih khususnya TNI Angkatan Laut supaya mampu menjaga wilayah kita secara bersama. “jelasnya

“Banyak kasus yang selama ini kita temukan baik kasus-kasus illegal fishing,bahkan masih banyak lagi, walaupun memang lebih banyak di wilayah perbatasan termasuk pelanggaran-pelanggaran penyelundupan perikanan dan sebagainya sehingga hak ini menjadi perhatian kita agar pelanggaran ini tidak terus bertambah,” ujar Said.

Disamping itu juga Danlantamal sangat membutuhkan informasi atau laporan dari masyarakat untuk kita menjaga wilayah perairan laut Maluku. “Bebernya.

“Sudah beberapa kali penindakan berhasil dan kita laksanakan setelah itu kita diberikan informasi kepada masyarakat Untuk itu kita sama-sama jaga laut kita agar terhindar dari praktek-praktek yang dapat merugikan daerah kita,” pungkasnya

Komentar