Kota Tual Berhasil Mengendalikan Inflasi di Angka -1,35 Persen

Kota Tual425 views

LANGGUR, Kabarsulsel-indonesia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) berhasil merilis angka inflasi dan deflasi di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara per Oktober 2022. Berdasarkan hasil survey terbaru yang dilakukan Tim BPS Kabupaten Maluku Tenggara di bulan Oktober 2022 menyebutkan bahwa Kota Tual mengalami deflasi sebesar 1,35 persen. Sementara itu, Kota Ambon juga mengalami hal yang sama sebesar 0,12 persen.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Kabupaten Maluku Tenggara Richard Thenu dalam Press Release Berita Resmi Statistik tentang Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Oktober 2022 bersama dengan sejumlah instansi terkait dan perwakilan OPD lingkup Pemerintah Kota Tual di Kantor BPS Maluku Tenggara Rabu, (2/11/2022) pukul 09:00 WIT.

Dalam pertemuan itu, Richard menyampaikan bahwa dari data yang diambil BPS di lapangan maka sebanyak 76 jenis barang dan jasa mengalami perubahan harga di bulan Oktober 2022.Jenis barang dan jasa dengan penyumbang persentase deflasi tersebar di Kota Tual pada bulan Oktober 2022 adalah ikan tongkol, ikan layang, bahan bakar rumah tangga, ikan baronang, bawang merah, ikan kembung, telur ayam ras, daging ayam ras, ikan bubara dan minyak goreng.

“Jadi, pada Oktober 2022 dari 90 Kota Indeks Harga Komsumen (IHK) di Indonesia tercatat sebanyak 29 Kota mengalami inflasi dan 61 Kota mengalami deflasi.” Tutur Richard.

Kota Tual menurut Thenu, mengalami deflasi sebesar 1,35 persen dengan IHK sebesar 113,45 persen dan Kota Ambon mengalami deflasi sebesar 0,12 persen dengan IHK sebesar 114.85.

Sementara itu, inflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 0,76 persen dengan IHK sebesar 114,84 persen dan terendah terjadi di Gorontalo sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 111,94 persen. Sedangkan, deflasi tertinggi terjadi di Gunung sitoli sebesar 1,48 persen dengan IHK 113,05 persen dan terendah terjadi di Sampit sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 116,56 persen.

Richard menjelaskan, dari 90 Kota IHK di Indonesia, di bulan Oktober 2022 inflasi bulanan Kota Tual menempati peringkat ke-88 (Kota Ambon peringkat ke-46), inflasi tahun kalender Kota Tual menempati peringkat ke-89 (Kota Ambon peringkat ke-63) dan inflasi tahun ke tahun Kota Tual menempati peringkat ke-87 (Kota Ambon peringkat ke-30).

Berdasarkan hasil pencacahan Survey Harga Komsumen (SHK) pada bulan Oktober 2022 di Kota Tual, secara rata-rata harga beberapa barang dan jasa turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mengalami penurunan harga yang cukup tinggi dibandingkan dengan kelompok pengeluaran lainnya.

“Kota Tual pada Oktober 2022 mengalami deflasi sebesar 1,35 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 115 pada September 2022 menjadi 113,45 pada Oktober 2022. Tingkat inflasi tahun kalender (Oktober 2022 terhadap Desember 2021) sebesar 2,82 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2022 terhadap Oktober 2021) sebesar 4,14 persen.” Jelas Thenu.

Menurutnya, deflasi terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada beberapa kelompok pengeluaran. Deflasi tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yakni sebesar 3,21 persen dengan IHK sebesar 115.

Disamping itu pula, kata Richard terdapat 76 jenis barang dan jasa yang mengalami perubahan harga. Sebagian besar merupakan makanan, minuman dan tembakau. Kemudian 30 jenis barang dan jasa mengalami penurunan harga, dengan penurunan tertinggi terjadi pada ikan tongkol/ikan ambu-ambu, ikan laying/ikan benggol, bahan bakar rumah tangga, ikan baronang, bawang merah, ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar /ikan aso-aso, telur ayam ras, daging ayam ras, ikan bubara, dan minyak goreng sebagai jenis barang yang memberikan andil terbesar atas deflasi yang terjadi bulan ini di Kota Tual.

“Sedangkan 46 jenis barang dan jasa mengalami kenaikan harga di bulan Oktober 2022 dengan kenaikan tertinggi terjadi pada ikan teri, bensin, cabai rawit, sawi hijau, kangkung, bayam, ikan kakap putih/sakuda, tahu mentah, rokok kretek filter dan rokok putih.” Pungkasnya.

Berdasarkan data tabel barang dan jasa yang menjadi penyumbang / andil inflasi pada Oktober 2022, menurut kelompok pengeluaran terdapat beberapa jenis barang/jasa pada bulan Oktober 2022 turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Deflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar -1,2584 sebagai penyumbang terbesar terhadap deflasi Kota Tual bulan Oktober 2022.

 

PERBANDINGAN ANTAR KOTA DI KAWASAN INDONESIA TIMUR

Untuk kawasan Indonesia Timur, terdapat 21 Kota IHK mulai dari Sulawesi sampai dengan Papua. Pada Oktober 2022, 6 Kota mengalami inflasi dan 15 Kota lainnya mengalami deflasi. Deflasi terjadi di Mamuju sebesar 1,44 persen dengan IHK 112,83 dan terendah terjadi di Makassar sebesar 0,11 persen dengan IHK 113.

“Untuk wilayah Maluku, Kota Tual menempati peringkat ke-20 untuk inflasi bulanan, peringkat ke-20 untuk inflasi tahun kalender dan peringkat ke-19 untuk inflasi tahun ke tahun dari 21 Kota IHK yang ada di kawasan Sulampua.” Tutur Richard.

 

PERBANDINGAN ANTAR KOTA DI MALUKU

Dari data diatas, BPS kemudian melakukan penghitungan angka inflasi di Indonesia dengan menggunakan IHK tahun dasar 2018=100, melibatkan dua Kota di Provinsi Maluku, yakni Kota Tual dan Kota Ambon. Pada bulan Oktober 2022, IHK Kota Tual mencapai 113,45 dan Kota Ambon mencapai IHK sebesar 114,85.

“Jadi, pada bulan Oktober 2022 Kota Tual mengalami deflasi sebesar 1,35 persen dengan IHK sebesar 113,45 dan Kota Ambon mengalami deflasi sebesar 0,12 persen dengan IHK sebesar 114,85. Tingkat inflasi bulanan Kota Tual yang mencapai -1,35 persen menunjukan bahwa secara umum harga barang dan jasa di bulan Oktober 2022 turun sebesar 1,35 persen dibandingkan bulan September 2022. Secara umum, Kota Tual dan Kota Ambon mengalami penurunan harga barang dan jasa dibandingkan dengan bulan sebelumnya.” Tandasnya.

Pertemuan itu kemudian diakhiri dengan berdiskusi bertukar pikiran serta menyampaikan saran dan masukan sehubungan dengan Press Release tentang Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Oktober 2022.

 

 

Pewarta: Daniel Mituduan

Komentar