๐—š๐˜‚๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ป๐˜‚๐—ฟ ๐— ๐—ฎ๐—น๐˜‚๐—ธ๐˜‚ ๐—ฆ๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐˜ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐˜๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฒ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐—ฎ๐—ป, ๐—ง๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐˜€๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ผ๐—บ๐—ถ๐˜๐—บ๐—ฒ๐—ป ๐—ฆ๐˜„๐—ฎ๐˜€๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป

Uncategorized256 views

Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.com. Harapan besar untuk mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Maluku kian nyata. Pada Tahun Anggaran 2026 ini, Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian mengalokasikan berbagai program strategis berskala besar untuk Maluku.

Bantuan ini menjadi angin segar bagi petani sekaligus penegasan posisi Maluku sebagai bagian penting dari agenda swasembada pangan nasional.

Mengalirnya dukungan tersebut tidak lepas dari peran aktif dan perjuangan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa di tingkat pusat. Dalam berbagai pertemuan, koordinasi lintas kementerian, hingga penyampaian langsung kondisi riil Maluku sebagai daerah kepulauan dengan tantangan geografis dan iklim yang berat, Gubernur terus memperjuangkan agar Maluku tidak dipandang sebagai wilayah pinggiran, melainkan sebagai potensi strategis pangan nasional.

Gubernur Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas perhatian dan keberpihakan nyata terhadap Maluku.

Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar program rutin, melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjawab keterbatasan infrastruktur pertanian, ancaman perubahan iklim, serta kebutuhan petani di daerah kepulauan.

โ€œIni adalah harapan baru bagi petani Maluku. Bantuan ini lahir dari komunikasi yang intens, dari keberanian menyuarakan kebutuhan Maluku di pusat, dan dari keyakinan bahwa Maluku mampu berkontribusi bagi swasembada pangan nasional,โ€ ujar Gubernur,

Par Maluku Pung Bae.

(Elang Kei)

Komentar